KATA PENGANTAR
Puji syukur
penulis panjatkan kehadiratnya, atas terbitnya makalah ini.Penulis sengaja
memilih judul ''Aplikasi TI Untuk Sejarah'' karena kemajuan teknologi informasi
dan komputer begitu pesatnya, namun masih sedikit makalah ini yang membahas
tentang dasar-dasar teknlogi informasi hingga pada teknologi terbaru.
Makalah ini diharapkan akan sangat bermanfaat bagi
pembaca terutama untuk pembelajaran mahasiswa,yang sedang atau ingin mengetahui
konsep dasar etika komputer dan perannya. Dengan membaca makalah ini dapat
dijadikan sebagai dasar atau ''pondasi'' untuk mempelajari ilmu yang baik yang
berhubungan dengan komputer atau yang lainnya lebih lanjut. Materi yang
disajikan akan memberikan kemudahan dalam mengilustrasikan isi yang dimaksud
dalam sebuah penjelasan.
Tentang makalah
ini, penulis mengharapkan saran dan kritik pembaca untuk menyempurnakan materi
yang ada. Penulis juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang
telah membantu menyelesaikan makalah ini.
DAFTAR ISI
Kata Pengantar................................................................................................................... i
Daftar Isi........................................................................................................................... ii
BAB 1. Pendahuluan ....................................................................................................... iii
Pembahasan....................................................................................................................... 1
1.
Etika
Pemanfaatan Teknologi inforasi................................................................... 1
2.
Etika
Penggunaan Teknologi Informasi................................................................ 3
Kesimpulan ....................................................................................................................... 5
Daftar isi............................................................................................................................ 6
BAB I
PENDAHULUAN
Pada dewasa ini,
kebutuhan teknologi informasi menjadi hal yang paling utama dan mendasar dalam
khidupan manusia, mengapa demikian? Perkembangan kehidupan manusia pada saat
ini sudah sangat maju dibandingkan dengan kehidupan mas lalu. Segala aktivitas
kehidupan setiap orang menjadi semangkin ringan dengan ditemukannya pengetahuan
tentang teknologi.
Dalam
perkembangannya, teknologi telah mengubah pola hidup manusia.Komputer menjadi
bagian yang sangat penting dalam mendukung perkembangan teknologi yang sangat
cepat pada saat ini. Keberadaan komputer sendiri itu sendiri tidak akan banyak
pengaruh kalau tidak didukung dengan hardware (perangkat lunak) dan Braiware
(sumber daya manusia) yang memadai.
Pada saat ini
telah menggunakan beberapa software yang telah membantu kita dalam bekerja
ataupun dalam belajar.Ada baiknya kalau tidak hanya dapat menggunakan tetapi
juga mengenal tentang seluk beluknya.Manfaat dan dampaknya bagi kehidupan
manusia pelajari lebih dalam untuk menambah pengetahuan kita. Semoga makalah
ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca
BAB II
PEMBAHASAN
1.
Etika
Pemanfaatan Teknologi Informasi
A.
Dampak
Pemanfaatan Teknologi Informasi
Didalam organisasi modern, dan dalam
bahasan ekonomis secara luas, informasi telah menjadi komuditas yang sangat
berharga, dan telah berubah dan dianggab sebagai sumber daya habis pakai,
bukannya barang bebas.Dalam suatu organisasi perlu dipertimbangkan bahwa
informasi memiliki karakter yang multivalue, dan multidimensi.Menurut
teori sistem, informasi memungkinkan kebebasan bertindak, mengendalikan
pengeluaran, mengefisiensikan pengalokasian sumber daya dan waktu.Sirkulasi
informasi yang terbuka dan bebas merupakan kondisi yang optimal untuk
pemanfaatan informasi.
Selain dampak positif dari kehadiran
teknologi informasi pada berbagai bidang kehidupan, pemakaian teknologi
informasi juga mengakibatkan atau menimbulkan dampak negatif bagi pengguna atau pelaku bidang teknologi
informasi itu sendiri, dan maupun bagi masyarakat luas yang secara tidak
langsung. Sudah barang tentu dampak positif dari pemakaian teknologi informasi
merupakan dambaan dari semua masyarakat baik yang berkecimpung maupun tidak
dibidang teknologi informasi untuk memberikan nilai tambah berupa pemberian
bantuan aktivitas manusia yang semakin mudah, cepat, akurat.Untuk melihat
dampak positif pemanfaatan bidang teknologi informasi.
Selain dampak positif berupa
keuntungan dari pemanfaatan teknologi informasi, sangatlah tidak realistic bila
mengasumsikan bahwa teknologi informasi tidak menimbulkan permasalahan dalam
penerapannya.I Made Wiryana, pakar teknologi informasi indonesia,
memberikan pendapat bahwa potensi-potensi kerugian yang disebabkan pemanfaatan
teknologi informasi yang kurang tepat menimbulkan dampak-dampak sebagagai
berikut:
·
Rasa
ketakutan. Banyak orang
mencoba menghindari pemakai komputer, karena takut merusakkan, kehilangan
kendali, atau secara umum takut menghadapi suatu yang baru. Hal ini ditambah
oleh perilaku beberapa sistem misalnya sistem komputer yang sangat rentan atau
mudah hank tanpa adanya penjelasan yang logika. Sehingga ketakutan akan
kehilangan data, atau harus menginstalasi ulang sistem program menjadikan
pengguna makin memilih rasa ketakutan ini.
·
Keterasingan.
Pengguna
komputer cenderung mengisolasi dirinya, dengan kata lain menaiknya jumlah waktu
pemakaian komputer, akan juga membuat mereka makin terisolasi. Pada beberapa
komunitas walaupun terisolasi secara fisik tetapi justru timbul kedekatan
rohani di antara mereka. Memang suatu kontraliksi yang terjadi misalnya pada
komunitas on-line.
·
Golongan
miskin informasi dan minoritas.
Akses sumber daya informasi juga terjadi ketidakseimbangan ditangan pemilik
kekayaan dan komunitas yang mapan. Sehingga masih dipertanyakan apakah
teknologi informasi ini akan menhilangkan jurang yang kaya dan miskin atau
justru makin memperlebarnya, apalagi ditambah makin mahalnya software yang
digunakan untuk mengakses informasi tersebut.untungnya beberapa alternatif
seperti Open sounedapat digunakan untuk menurunkan biaya pengaksesan
informasi.
·
Pentingnya
individu. Organisasi
besar menjadi impersonal, sebab biaya untuk menangani kasus khusus/ pribadi
satu persatu menjadi makin tinggi. Individu yang frustasi mencoba mendapatkan
penanganan pribadi akan melampiaskan kekesalanya pada organisasi, orang,
ataupun teknologi yang membatasinya. Tetapi bila pemanfaatan teknologi
informasi dapat dilakukan dengan tepat, maka individu dapat makin terasa
dilayani secara personal, dengan kata lain pelayanan kasus-kasus, hal ini
tampak misalnya pada personalisasi layanan e-commerce. Harga dan jenis layanan
akan berbeda untuk tiap pelanggan.
·
Tingkat
kompleksitas serta kecepatan yang sudah tidak dapat ditangani. Sistem yang dikembangkan dengan birokrasi komputer begitu komplek
dan cepat berubah sehingga sangat sulit bagi individu untuk mengikuti dan
membuat pilihan. Tingkat kompleksitas ini menjadi makin tinggi dan sulit
ditangani, karena dengan makin tertutupnya sistem serta makin besarnya ukuran
sistem ( sebagai contoh program MS Windows 2000 yang baru diluncurkan memiliki
program sekitar 60 juta baris). Sehingga proses pengkajian demi kepentingan
public banyak makin sulit dilakukan.
·
Makin
rentannya organisasi.
Suatu organisasi yang bergantung pada teknologi yang komplek cenderung akan
menjadi lebih rentan. Ketika suatu kesalahan terjadi, maka dapat terpropagasi
secara cepat dan dapat menghentikan kerja banyak orang, misalnya pada sistem
pengendalian inventori yang berbasiskan komputer. Disini letak pengujian
kualitas dan penanganan kerusakan pada tiap produk teknologi informasi menjadi
lebih penting lagi. Jaminan dari vendor tidak dapat dijadikan pegangan begitu
saja. Metode seperti Thir party Testing ataupun Zero Defect
Developmentharuslah makin dimanfaatkan.
2.
Etika
Penggunaan Teknologi Informasi
Pentingnya Etika Komputer
nmMenurut James Moore, Terdapat tiga alasan utama masyarakat yang
tinggi pada etika komputer, yaitu kelenturan logika (logical malleability), faktor
transformasi, dan faktor tak kasat mata (invisibility factory).
·
Kelenturan
logika, yaitu kemampuan
memprogram komputer untuk melakukan apapun yang kita inginkan . Komputer akan
bekerja seperti yang di ilustrasikan oleh programernya. Kelenturan inilah yang
menakutkan masyarakat . Sebenarnya masyarakat tidak takut terhadap komputer,
Tetapi takut terhadap orang – orang yang bekerja di belakang komputer tersebut,
jika memprogram untuk berbuat jahat .
·
Faktor
transformasi, yaitu komputer
bisa mengubah secara drastic cara kita melakukan sesuatu. Contoh yang paling
umum adalah bahwa kita bisa mengirimkan surat melalui fasilitas E-mail, yang
bisa ampai tujuan dan dapat di buka atau di baca di manapun kita berada.
·
Faktor
tidak kasat mata, yaitu
semua operasi internal komputer tersembunyi dari penglihatan, yang membuka
peluang pada nilai-nilai pemrograman yang tidak terlihat, perhitungan yang
rumit terlihat dan penyalah gunaan yang tidak tampak.
KESIMPULAN
Hubungan etika dengan pemanfaatan sistem informasi sangat banyak
berkaitan, baik itu dari segi positif maupun negatif.Hubungannya juga memberi
andil yang baik bagi dunia sistem informasi khususnya TI dengan aturan-aturan
yang telah dl buat semoga bisa menjadi catatan agar etika di sistem informasi
tidak memberikan dampak buruk kepada pengguna atau penyedia informasi.Hubungan
etika dengan sitem informasi itu memberikan gambaran perilaku manusiawi yang
dimiliki oleh setiap manusia namun harus berdasarkan norma-norma yang sesuai
dengan kemasyarakatannya. Akhirnya hubungan keduanya dapat menjadi tolak ukur
untuk dapat menggunakan sistem informasi dengan cara yang mudah dan patut
kepada aturan yang berlaku untuk kemudian hari dapat dimanfaatkan dengan baik
dan bijak oleh generasi berikutnya.
DAFTAR
PUSTAKA
Albanese, Jason & Wes S. 2004.Network Security Illustrated.
McGraw-Hill.
Davis, Gordon B. 1974.Management Information system:
ConseptualFoundation Structures, and Development, Internationalstudent Edition.
Kogakusha:McGraw Hill
Davis, William S.1983.system analysis and design: A structured
approach. Addison- Wesley publishing Company.
Denning, peter.1999. Computer Science: the Discipline, dalam
Encyclopedia of Computer Scuence ed.
A. Ralston dan D. Hemmendinger.
Direktorat Penelitian
dan pengaturan Perbankan.Pedoman
penerapan Manajemen Resiko pada aktivitas pelayanan jasa bank Melalui internet
(Internet Banking).www.bi.go.id/biweb/uttama/peraturan/lamp_se-6-18-04-dpnp.pdfdiakses
Januari 2005.
Englader, irv. 2003. The Architecture of computer Hardware and
system software, An Information Tecnology Approach. Wiley.
Goldberg, David.2003. computer Arithmetic. USA: Elsevier
Science.
Goolman, Dieter, 2003. Computer security.Wiley.
Hariyanto,
Bambang.2004. Rekayasa Sistem
Berorientasi Objek. Bandung: Informatika.
Jogiyanto, HM. 2003.Sistem Teknologi Informasi. Yogyakarta:
Andi offset.
Kadir, Abdul. 2003. Pemrograman web Mencangkup: HTML, CSS,
Javascrip & PHP.Yogyakarta: Andi offsite