Minggu, 01 Mei 2016

ETIKA TEKNOLOGI INFORMASI



KATA PENGANTAR
            Puji syukur penulis panjatkan kehadiratnya, atas terbitnya makalah ini.Penulis sengaja memilih judul ''Aplikasi TI Untuk Sejarah'' karena kemajuan teknologi informasi dan komputer begitu pesatnya, namun masih sedikit makalah ini yang membahas tentang dasar-dasar teknlogi informasi hingga pada teknologi terbaru.
            Makalah  ini diharapkan akan sangat bermanfaat bagi pembaca terutama untuk pembelajaran mahasiswa,yang sedang atau ingin mengetahui konsep dasar etika komputer dan perannya. Dengan membaca makalah ini dapat dijadikan sebagai dasar atau ''pondasi'' untuk mempelajari ilmu yang baik yang berhubungan dengan komputer atau yang lainnya lebih lanjut. Materi yang disajikan akan memberikan kemudahan dalam mengilustrasikan isi yang dimaksud dalam sebuah penjelasan.
            Tentang makalah ini, penulis mengharapkan saran dan kritik pembaca untuk menyempurnakan materi yang ada. Penulis juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan makalah ini.













                                                                                                           

DAFTAR ISI
Kata Pengantar................................................................................................................... i
Daftar Isi........................................................................................................................... ii
BAB 1. Pendahuluan ....................................................................................................... iii
Pembahasan....................................................................................................................... 1
1.      Etika Pemanfaatan Teknologi inforasi................................................................... 1
2.      Etika Penggunaan Teknologi Informasi................................................................ 3
Kesimpulan ....................................................................................................................... 5
Daftar isi............................................................................................................................ 6













BAB I
PENDAHULUAN

            Pada dewasa ini, kebutuhan teknologi informasi menjadi hal yang paling utama dan mendasar dalam khidupan manusia, mengapa demikian? Perkembangan kehidupan manusia pada saat ini sudah sangat maju dibandingkan dengan kehidupan mas lalu. Segala aktivitas kehidupan setiap orang menjadi semangkin ringan dengan ditemukannya pengetahuan tentang teknologi.
            Dalam perkembangannya, teknologi telah mengubah pola hidup manusia.Komputer menjadi bagian yang sangat penting dalam mendukung perkembangan teknologi yang sangat cepat pada saat ini. Keberadaan komputer sendiri itu sendiri tidak akan banyak pengaruh kalau tidak didukung dengan hardware (perangkat lunak) dan Braiware (sumber daya manusia) yang memadai.
            Pada saat ini telah menggunakan beberapa software yang telah membantu kita dalam bekerja ataupun dalam belajar.Ada baiknya kalau tidak hanya dapat menggunakan tetapi juga mengenal tentang seluk beluknya.Manfaat dan dampaknya bagi kehidupan manusia pelajari lebih dalam untuk menambah pengetahuan kita. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca 








BAB II
PEMBAHASAN

1.   Etika Pemanfaatan Teknologi Informasi

A.  Dampak Pemanfaatan Teknologi Informasi
Didalam organisasi modern, dan dalam bahasan ekonomis secara luas, informasi telah menjadi komuditas yang sangat berharga, dan telah berubah dan dianggab sebagai sumber daya habis pakai, bukannya barang bebas.Dalam suatu organisasi perlu dipertimbangkan bahwa informasi memiliki karakter yang multivalue, dan multidimensi.Menurut teori sistem, informasi memungkinkan kebebasan bertindak, mengendalikan pengeluaran, mengefisiensikan pengalokasian sumber daya dan waktu.Sirkulasi informasi yang terbuka dan bebas merupakan kondisi yang optimal untuk pemanfaatan informasi.
Selain dampak positif dari kehadiran teknologi informasi pada berbagai bidang kehidupan, pemakaian teknologi informasi juga mengakibatkan atau menimbulkan dampak negatif  bagi pengguna atau pelaku bidang teknologi informasi itu sendiri, dan maupun bagi masyarakat luas yang secara tidak langsung. Sudah barang tentu dampak positif dari pemakaian teknologi informasi merupakan dambaan dari semua masyarakat baik yang berkecimpung maupun tidak dibidang teknologi informasi untuk memberikan nilai tambah berupa pemberian bantuan aktivitas manusia yang semakin mudah, cepat, akurat.Untuk melihat dampak positif pemanfaatan bidang teknologi informasi.
Selain dampak positif berupa keuntungan dari pemanfaatan teknologi informasi, sangatlah tidak realistic bila mengasumsikan bahwa teknologi informasi tidak menimbulkan permasalahan dalam penerapannya.I Made Wiryana, pakar teknologi informasi indonesia, memberikan pendapat bahwa potensi-potensi kerugian yang disebabkan pemanfaatan teknologi informasi yang kurang tepat menimbulkan dampak-dampak sebagagai berikut:


·         Rasa ketakutan. Banyak orang mencoba menghindari pemakai komputer, karena takut merusakkan, kehilangan kendali, atau secara umum takut menghadapi suatu yang baru. Hal ini ditambah oleh perilaku beberapa sistem misalnya sistem komputer yang sangat rentan atau mudah hank tanpa adanya penjelasan yang logika. Sehingga ketakutan akan kehilangan data, atau harus menginstalasi ulang sistem program menjadikan pengguna makin memilih rasa ketakutan ini.
·         Keterasingan. Pengguna komputer cenderung mengisolasi dirinya, dengan kata lain menaiknya jumlah waktu pemakaian komputer, akan juga membuat mereka makin terisolasi. Pada beberapa komunitas walaupun terisolasi secara fisik tetapi justru timbul kedekatan rohani di antara mereka. Memang suatu kontraliksi yang terjadi misalnya pada komunitas on-line.
·         Golongan miskin informasi dan minoritas. Akses sumber daya informasi juga terjadi ketidakseimbangan ditangan pemilik kekayaan dan komunitas yang mapan. Sehingga masih dipertanyakan apakah teknologi informasi ini akan menhilangkan jurang yang kaya dan miskin atau justru makin memperlebarnya, apalagi ditambah makin mahalnya software yang digunakan untuk mengakses informasi tersebut.untungnya beberapa alternatif seperti Open sounedapat digunakan untuk menurunkan biaya pengaksesan informasi.
·         Pentingnya individu. Organisasi besar menjadi impersonal, sebab biaya untuk menangani kasus khusus/ pribadi satu persatu menjadi makin tinggi. Individu yang frustasi mencoba mendapatkan penanganan pribadi akan melampiaskan kekesalanya pada organisasi, orang, ataupun teknologi yang membatasinya. Tetapi bila pemanfaatan teknologi informasi dapat dilakukan dengan tepat, maka individu dapat makin terasa dilayani secara personal, dengan kata lain pelayanan kasus-kasus, hal ini tampak misalnya pada personalisasi layanan e-commerce. Harga dan jenis layanan akan berbeda untuk tiap pelanggan.
·         Tingkat kompleksitas serta kecepatan yang sudah tidak dapat ditangani. Sistem yang dikembangkan dengan birokrasi komputer begitu komplek dan cepat berubah sehingga sangat sulit bagi individu untuk mengikuti dan membuat pilihan. Tingkat kompleksitas ini menjadi makin tinggi dan sulit ditangani, karena dengan makin tertutupnya sistem serta makin besarnya ukuran sistem ( sebagai contoh program MS Windows 2000 yang baru diluncurkan memiliki program sekitar 60 juta baris). Sehingga proses pengkajian demi kepentingan public banyak makin sulit dilakukan.
·         Makin rentannya organisasi. Suatu organisasi yang bergantung pada teknologi yang komplek cenderung akan menjadi lebih rentan. Ketika suatu kesalahan terjadi, maka dapat terpropagasi secara cepat dan dapat menghentikan kerja banyak orang, misalnya pada sistem pengendalian inventori yang berbasiskan komputer. Disini letak pengujian kualitas dan penanganan kerusakan pada tiap produk teknologi informasi menjadi lebih penting lagi. Jaminan dari vendor tidak dapat dijadikan pegangan begitu saja. Metode seperti Thir party Testing ataupun Zero Defect Developmentharuslah makin dimanfaatkan.


2.    Etika Penggunaan Teknologi Informasi

Pentingnya Etika Komputer

nmMenurut James Moore, Terdapat tiga alasan utama masyarakat yang tinggi pada etika komputer, yaitu kelenturan logika (logical malleability), faktor transformasi, dan faktor tak kasat mata (invisibility factory).
·               Kelenturan logika, yaitu kemampuan memprogram komputer untuk melakukan apapun yang kita inginkan . Komputer akan bekerja seperti yang di ilustrasikan oleh programernya. Kelenturan inilah yang menakutkan masyarakat . Sebenarnya masyarakat tidak takut terhadap komputer, Tetapi takut terhadap orang – orang yang bekerja di belakang komputer tersebut, jika memprogram untuk berbuat jahat .
·               Faktor transformasi, yaitu komputer bisa mengubah secara drastic cara kita melakukan sesuatu. Contoh yang paling umum adalah bahwa kita bisa mengirimkan surat melalui fasilitas E-mail, yang bisa ampai tujuan dan dapat di buka atau di baca di manapun kita berada.
·               Faktor tidak kasat mata, yaitu semua operasi internal komputer tersembunyi dari penglihatan, yang membuka peluang pada nilai-nilai pemrograman yang tidak terlihat, perhitungan yang rumit terlihat dan penyalah gunaan yang tidak tampak.

















KESIMPULAN
Hubungan etika dengan pemanfaatan sistem informasi sangat banyak berkaitan, baik itu dari segi positif maupun negatif.Hubungannya juga memberi andil yang baik bagi dunia sistem informasi khususnya TI dengan aturan-aturan yang telah dl buat semoga bisa menjadi catatan agar etika di sistem informasi tidak memberikan dampak buruk kepada pengguna atau penyedia informasi.Hubungan etika dengan sitem informasi itu memberikan gambaran perilaku manusiawi yang dimiliki oleh setiap manusia namun harus berdasarkan norma-norma yang sesuai dengan kemasyarakatannya. Akhirnya hubungan keduanya dapat menjadi tolak ukur untuk dapat menggunakan sistem informasi dengan cara yang mudah dan patut kepada aturan yang berlaku untuk kemudian hari dapat dimanfaatkan dengan baik dan bijak oleh generasi berikutnya.














DAFTAR PUSTAKA

Albanese, Jason & Wes S. 2004.Network Security Illustrated. McGraw-Hill.
Davis, Gordon B. 1974.Management Information system: ConseptualFoundation Structures, and Development, Internationalstudent Edition. Kogakusha:McGraw Hill
Davis, William S.1983.system analysis and design: A structured approach. Addison- Wesley publishing Company.
Denning, peter.1999. Computer Science: the Discipline, dalam Encyclopedia of Computer Scuence ed. A. Ralston dan D. Hemmendinger.
Direktorat Penelitian dan pengaturan Perbankan.Pedoman penerapan Manajemen Resiko pada aktivitas pelayanan jasa bank Melalui internet (Internet Banking).www.bi.go.id/biweb/uttama/peraturan/lamp_se-6-18-04-dpnp.pdfdiakses Januari 2005.
Englader, irv. 2003. The Architecture of computer Hardware and system software, An Information Tecnology Approach. Wiley.
Goldberg, David.2003. computer Arithmetic. USA: Elsevier Science.
Goolman, Dieter, 2003. Computer security.Wiley.
Hariyanto, Bambang.2004. Rekayasa Sistem Berorientasi Objek. Bandung: Informatika.
Jogiyanto, HM. 2003.Sistem Teknologi Informasi. Yogyakarta: Andi offset.
Kadir, Abdul. 2003. Pemrograman web Mencangkup: HTML, CSS, Javascrip & PHP.Yogyakarta: Andi offsite